fbpx
Montessori Sensitive Periods

Periode Sensitif Anak: Jendela Kesempatan Anda

Bagi Anda yang telah mengikuti filosofi Maria Montessori, istilah ‘Periode Sensitif’ pasti sudah menjadi sangat akrab, tetapi bagi Anda yang tidak terbiasa dengan istilah ini, ini BUKAN tentang waktu ketika anak-anak begitu sensitif dengan perasaan mereka – meskipun seiring waktu, inilah yang akan terjadi jika kebutuhan periode sensitif mereka tidak terpenuhi.

Periode sensitif adalah jendela kesempatan bagi anak-anak untuk belajar tentang keterampilan khusus, selama enam tahun pertama kehidupan mereka. Inilah saatnya ketika mereka belajar untuk menguasai keterampilan tertentu, dengan mudah.

Dr. Maria Montessori menemukan bahwa anak-anak memiliki enam periode sensitif:

 

Periode Sensitif Untuk Keteraturan…

Ketika bayi kita masih di dalam rahim, mereka menikmati kehidupan dengan keteraturan yang membuat mereka merasa aman dan nyaman. Keteraturan dari suara detak jantung ibu, keteraturan dari suhu rahim, keteraturan dari aliran makanan, dll.

Kemudian mereka datang ke dunia yang penuh dengan kekacauan ini yang membuat mereka merasa sangat tidak aman!

Mereka tiba-tiba mendengar suara selain suara ibunya dan itu membuat mereka sangat cemas.

Itulah sebabnya dalam 2 tahun pertama kehidupan anak, mereka sangat membutuhkan keteraturan. Kebutuhan akan keteraturan ini adalah proses transisi yang akan membantu mereka beradaptasi di dunia barunya.

Ketika kebutuhan ini terpenuhi, anak-anak akan merasa bahwa dunia ini adalah tempat yang aman untuk hidup seperti rahim.

 

Periode Sensitif Untuk Bergerak …

Tepat setelah mereka dapat menggerakkan tubuh mereka secara mandiri, anak-anak biasanya melewati periode sensitif untuk menjadi mahir dalam bergerak.

Kebutuhan mereka untuk aktivitas motorik kasar tiba-tiba meningkat dan sepertinya mereka tidak bisa diam bahkan untuk satu detik puns. Terkadang orangtua khawatir dan bertanya-tanya apakah anak mereka hiperaktif, tetapi kebanyakan mereka hanya sedang dalam kebutuhan tertinggi untuk melatih otot mereka dan menginginkan eksplorasi fisik.

Membatasi seorang anak dari kebutuhannya untuk bergerak dapat menyebabkan frustrasi dan kemarahan. Ini juga mengurangi peluangnya untuk belajar tentang lingkungannya yang mana hal tersebut sangat baik untuk perkembangan kognitifnya.

 

Periode Sensitif Untuk Benda Kecil …

Anda mungkin memperhatikan bahwa bayi Anda yang merangkak memperhatikan benda-benda kecil dengan sangat serius.

Mereka dapat melihat partikel kecil debu di lantai, mengikuti jejak semut, atau tidak bisa mengalihkan pandangan  dari jerawat di hidung Anda.

Anak-anak ini sedang melewati periode sensitif untuk detail kecil dan saat itu terjadi mereka dapat dengan mudah membangun keterampilan fokus dan konsentrasi mereka.

Apa yang bisa kita lakukan untuk mendukungnya?

Hindari mempertanyakan atau mengganggu anak Anda yang sedang focus mengamati sesuatu, agar tidak merusak konsentrasinya.

Namun, berhati-hatilah jika anak Anda masih dalam fase oral dan sangat tertarik pada benda-benda kecil karena mereka mungkin memasukkannya ke dalam mulut mereka.

Masa Sensitif Untuk Bahasa …

Periode sensitif untuk bahasa ini terjadi bahkan sebelum anak dapat mengucapkan sepatah kata pun.

Seorang anak yang berada dalam periode sensitif untuk bahasa akan sangat sensitif terhadap suara, sangat tertarik ketika diajak bicara dan mereka akan banyak memperhatikan suara manusia.

Mereka menyerap begitu banyak kosakata dengan mudah tanpa menyaringnya, jadi pastikan untuk berbicara menggunakan bahasa yang baik dan pantas di sekitar mereka, bahkan ketika berbicara dengan orang lain.

Ketika anak-anak berada di puncak masa sensitif mereka untuk bahasa, mereka akan menampilkan ledakan kata: mereka tiba-tiba mengingat semua kata yang mereka serap sejak lahir dan mampu mengucapkannya kembali.

 

Periode Sensitif Untuk Eksplorasi Sensorial…

Salah satu kebutuhan perkembangan seorang anak adalah menyempurnakan indera mereka.

Indera adalah alat anak-anak untuk belajar, jadi dalam rangka mempersiapkan diri untuk belajar di masa depan, anak-anak akan terus-menerus memberikan stimulasi pada indera mereka.

Ketika anak-anak berada dalam periode sensitif mereka untuk eksplorasi sensorik, Anda akan melihat bahwa mereka akan menyentuh semua yang mereka lihat.

Untuk anak-anak yang masih dalam fase oral, mereka akan memasukkan semuanya ke dalam mulut mereka.

Apa yang dapat kita lakukan untuk mendukung kebutuhan ini?

Kita bisa berjongkok sesuai tinggi anak dan mengamati lingkungan sekitar melalui perspektif anak. Kemudian, kita bisa menyingkirkan barang-barang yang tidak aman (barang-barang kecil atau tajam) dan hanya menampilkan barang-barang yang aman untuk disentuh dan dijelajahi. Setelah itu, kita bisa berlatih mengucapkan ‘lebih banyak BOLEH, dan lebih sedikit JANGAN.

 

Masa Sensitif Untuk Sosialisasi…

Periode sensitif ini biasanya dimulai sekitar usia  2,5 tahun, atau ketika anak tiba-tiba menunjukkan minat pada keberadaan manusia lain (terutama anak-anak seusia mereka).

Fokus mereka sekarang bergeser dari diri mereka sendiri ke orang lain.

Untuk seorang anak yang telah memulai periode ini, mereka akan menikmati untuk mengamati apa yang dilakukan oleh anak-anak lain.

Apa yang bisa kita lakukan untuk mendukung ini?

Kita dapat mencontohkan perilaku yang baik tentang cara berinteraksi dengan orang lain. Jangan paksa anak-anak bermain bersama atau berbagi mainan dengan anak-anak lain jika mereka masih dalam level pengamatan sosial.

Ketika mereka bertambah usia, perlahan-lahan mereka akan ingin dan bisa bermain dengan anak-anak lain. Jadi, biarkan mereka meluangkan waktu untuk mempelajari keterampilan sosial ini.

 

Kapan Setiap Periode Sensitif Akan Terjadi?

Ini sangat unik untuk setiap anak, tetapi rentangnya sekitar dari lahir hingga usia enam tahun. Beberapa anak mungkin hanya melewati satu periode sensitif pada satu waktu, sedangkan yang lain mungkin mengalami sedikit tumpang tindih antara periode-periode sensitif tersebut.

Beberapa mungkin mengalami satu periode sensitif dan tidak pernah melewatinya lagi, beberapa mungkin mengulangi periode sensitif yang telah mereka lalui sebelumnya.

Ini benar-benar tergantung pada guru di dalam diri mereka, hanya mereka yang tahu keterampilan mana yang perlu mereka kuasai terlebih dahulu dan kapan mereka merasa cukup atau perlu lebih banyak waktu untuk menguasainya.

 

Apa Yang Terjadi Jika Anak-Anak Kehilangan Masa Peka Mereka?

Beberapa anak mungkin kehilangan periode sensitif mereka karena berbagai alasan seperti pembatasan atau terlalu banyak interferensi dari orangtua, penyakit jangka panjang dll …

Namun, mereka masih akan dapat mempelajari keterampilan itu nanti. Akan tetapi mereka akan membutuhkan lebih banyak usaha dan pengulangan untuk menguasai keterampilan itu, sedangkan anak-anak yang belajar keterampilan selama periode sensitif mereka akan menguasainya dengan mudah karena kinerja otak mereka sedang berada pada puncaknya.

 

Mengapa Penting Bagi Orangtua Untuk Memahami Periode Sensitif Anak?

Anak-anak memiliki tenggat waktu yang sangat ketat untuk menguasai keterampilan-keterampilan penting yang mereka butuhkan. Itulah mengapa mereka cenderung frustrasi ketika mereka merasa bahwa orang dewasa dan lingkungan di sekitar mereka tidak mendukung kebutuhan mereka untuk menguasai keterampilan itu.

Biasanya kita hanya melihat hal-hal dari sudut pandang kita, bahwa anak-anak kita tidak berperilaku seperti yang kita harapkan.

Tetapi ketika kita dapat melihat hal-hal dari sudut pandang seorang anak, kita akan melihat bahwa segala sesuatu yang mereka lakukan memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka, kita akan memahami dan pada akhirnya kita akan lebih banyak mendukung mereka dan lebih sedikit membatasi.

Pada akhirnya, periode sensitive bukan hanya jendela kesempatan bagi anak untuk belajar, tapi juga sebuah kesempatan bagi kita, orang tua, untuk memahami kebutuhan tumbuh kembang anak dan membantu anak kita untuk tumbuh dan berkembang sesuai potensi mereka.

Damar Wijayanti
Lulusan Diploma Montessori Online

“Sebagai seorang ibu dengan anak yang sedang sangat aktif dan beberapa pekerjaan yang menumpuk, saya menemukan Program Diploma Online Sunshine Teachers’ Training sangat membantu karena semua modul dapat disesuaikan dengan kecepatan pribadi dan kuis-kuis tidak diatur waktunya sehingga saya dapat mengerjakannya kapan pun saya merasa nyaman untuk melakukannya (kebanyakan pertengahan malam setelah putriku tidur).

Para mentor juga sangat mudah dihubungi melalui email atau WA sehingga saya dapat mendiskusikan masalah yang saya alami selama studi dan menemukan cara terbaik untuk mengatasi masalah itu. Modul-modulnya mudah diikuti, video presentasi tidak terlalu lama untuk ditonton (Anda tidak akan bosan sama sekali), dan pada saat yang bersamaan dikemas dengan informasi yang Anda butuhkan.

Ini adalah investasi terbaik bagi saya, terutama karena saya menyelesaikan studi tepat waktu ketika saya merasa perlu memberikan homeschooling untuk anak saya selama pandemi covid-19. Saya merekomendasikan program ini kepada setiap profesional yang ingin mengejar karir dalam pendidikan anak atau orangtua yang ingin membantu perkembangan holistik anak-anak di rumah.

No Comments

Post A Comment