A child engaging with Montessori constructive blue triangle

Material Montessori: Apa yang Membuatnya Unik?

Di dalam kelas Montessori, suasananya jauh berbeda. Anak-anak tidak duduk diam mendengarkan ceramah guru, mereka justru aktif bergerak, tangan-tangan mereka sibuk dengan material-material yang hands-on dan memiliki tujuan. Ini bukan hanya bermain, melainkan saat yang menyenangkan untuk mereka bereksplorasi dengan rasa ingin tahu yang tinggi, seperti diajari oleh “guru dalam diri mereka/inner teacher” sendiri.

Material Montessori

“Selama bertahun-tahun bereksperimen dan mengamati, saya menemukan bahwa anak-anak belajar secara alami melalui aktivitas, dan karakter mereka berkembang melalui kebebasan. Tetapi ini adalah prinsip-prinsip umum, yang memerlukan aplikasi praktis, dan material Montessori telah berevolusi untuk memenuhi kebutuhan ini.”

-Maria Montessori-

Maria Montessori Speaks to Parents

Maria Montessori percaya anak belajar paling efektif dengan cara eksplorasi dan mencoba sendiri secara aktif. Filosofi inilah yang menjadi dasar Metode Montessori, dan material Montessori adalah jantung dari kelas tersebut. Ini bukan sekedar mainan, tetapi alat-alat yang dirancang untuk menggembangkan kemampuan berpikir, bersosialisasi, mengelola emosi, dan perkembangan fisik anak. 

Setiap material berfokus pada satu keterampilan penting pada satu waktu, sehingga anak dapat menguasainya melalui pengulangan dan latihan.

Apa itu Material Montessori?

Material Montessori adalah material hands-on yang dirancang untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, kemandirian, dan penguasaan keterampilan melalui kegiatan belajar yang dilakukan sendiri oleh anak (self-directed learning). Setiap material berfokus pada satu keterampilan pada satu waktu, mengikuti urutan logis untuk pembelajaran bertahap, langkah demi langkah.

Seorang pembimbing terlatih yang disebut guru Montessori atau “Montessori Directress” akan memperkenalkan pembelajaran inti (key lessons), kemudian mendorong anak untuk mengeksplorasi secara mandiri. Anak-anak mengembalikan material ke tempat semula, membantu mereka membangun rasa tanggung jawab di dalam kelas yang disebut lingkungan yang disiapkan (the prepared environment).

Mari kita lihat beberapa contoh perlengkapan Montessori yang umum digunakan dan bagaimana mereka membantu mencapai berbagai tujuan pembelajaran:

Material Kegiatan Keterampilan Hidup: Material ini berfokus pada membangun kemandirian dan mengembangkan keterampilan motorik halus melalui tugas sehari-hari. Contohnya termasuk aktivitas menuang dengan teko, memindahkan objek dengan sendok, menyortir dan mengklasifikasikan barang, dan aktivitas perawatan diri seperti bingkai pakaian.

Material Sensorial: Didesain untuk memperkuat indra peraba, penglihatan, penciuman, pendengaran, dan pengecap anak, material ini memungkinkan eksplorasi dan pengenalan. Touch Tablets mengajak anak-anak untuk mencocokkan tekstur dari bahan amplas, sementara Sound Cylinders atau silinder bunyi mendorong mereka untuk membedakan suara dengan cara dikocok dan didengarkan.

Material Bahasa: Material ini mendorong perkembangan bahasa dan keterampilan literasi. Movable Alphabet memungkinkan anak-anak untuk memanipulasi dan membangun kata-kata, sementara Sandpaper Letters memberikan pengalaman taktil untuk pengenalan huruf. Mencocokkan kartu bergambar dengan objek yang sesuai dapat membangun kosa kata, dan Phonic Objects memperkenalkan bunyi huruf yang terkait dengan berbagai huruf.

Material Matematika: Material Montessori matematika seperti Number Rods, Sandpaper Numbers, Spindle Boxes, Numbers & Counters, Golden Beads, and Seguin Board memberikan pendekatan langsung untuk memahami kuantitas, pengurutan, dan nilai tempat bilangan (place value). Material ini membantu anak-anak menghubungkan kuantitas fisik dengan simbol abstrak.

Material Ilmu Budaya: Material Montessori ilmu budaya (globes, puzzles, figurines, botany & zoology puzzles, land & water forms) mencetak warga global/global citizens. Material ini menumbuhkan keingintahuan tentang budaya yang beragam dan kehidupan di bumi, mendorong tanggung jawab terhadap planet kita yang saling terhubung.

Seorang anak menggunakan manik-manik emas dan kartu angka untuk mengenali angka dan jumlah.

Apa yang Unik Tentang Material Montessori?

Material Montessori memiliki beberapa keunikan, yaitu:

  • Isolasi konsep yang fokus pada satu keterampilan dalam satu waktu. 
  • Dibuat untuk mengakomodasi berbagai gaya belajar.
  • Anak-anak menggunakan pengulangan dan praktik untuk membangun pengetahuan dan keterampilan mereka.
  • Menggunakan material alami dan benda nyata
  • Mengembangkan fokus, kemandirian, dan keterampilan motorik halus (fine motor skills)
  • Memiliki fitur koreksi mandiri (self-correcting) yang mengarah pada pemecahan masalah
  • Mempromosikan pembelajaran mandiri (self-directed learning).
  • Menjembatani kesenjangan antara konsep konkret dan abstrak. 

Bagaimana Material Montessori Bekerja?

Isolasi Konsep (Isolation of Concept)

Material Montessori dirancang untuk mengisolasi satu konsep tunggal. Sebagai contoh, the Pink Tower seluruhnya berwarna merah muda. Ini membantu anak-anak untuk fokus hanya pada dimensi kubus yang merupakan konsep yang diisolasi. Melalui eksplorasi dan manipulasi dengan tangan kecil mereka, anak-anak mendapatkan sensasi kinestetik/ propriosepsi dan sensasi visual tentang dimensi kubus. Pendekatan pembelajaran langsung dan aktif ini mendorong pemahaman yang mendalam, membuat material Montessori berbeda dari yang lain.

Koreksi Mandiri dengan Built-in Control of Errors

Material Montessori memiliki fitur unik yang disebut control of error/kontrol kesalahan yang terkandung di dalamnya. Ini memberdayakan anak-anak untuk mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan mereka secara mandiri. The Pink Tower memungkinkan kubus untuk disusun dalam urutan tertentu, memberikan umpan balik langsung kepada anak-anak tentang penempatannya. Begitu juga dengan Knobbed Cylinders yang masing-masing silinder hanya pas di lubang yang telah ditentukan.

Urutan Tingkatan/Progression Order

Ruang kelas Montessori menggunakan pengaturan strategis untuk material mereka. Material Montessori ditata dalam urutan logis, biasanya dari kiri ke kanan. Urutan bertahap ini, dimulai dari konsep termudah dan semakin sulit secara bertahap, menciptakan jalur pembelajaran yang jelas untuk anak-anak. Setiap material terintegrasi dengan cermat dengan material lainnya dalam area pembelajaran, menciptakan jalur pembelajaran progresif yang membangun pengetahuan dan kemampuan anak langkah demi langkah.

Mengembangkan Keterampilan Motorik Halus/Fine Motor Skills

Material Montessori sangat baik dalam mendorong gerakan dan eksplorasi yang terarah. Kualitas hands-on ini membuat mereka sangat efektif dalam menyempurnakan keterampilan motorik halus anak-anak, yaitu gerakan rumit yang melibatkan otot-otot kecil di tangan dan jari. Keterampilan ini sangat penting untuk perkembangan anak usia dini karena keterampilan ini menumbuhkan kemandirian, konsentrasi, dan mempersiapkan anak untuk tugas sehari-hari seperti menulis dan berpakaian.

Seorang anak sedang bekerja menggunakan variasi red rods dan number rods menggunakan kartu gambar untuk kontrol kesalahan.

Menguasai Keterampilan Secara Bertahap/One Step at a Time

Isolasi konsep dan peningkatan dari yang sederhana ke yang kompleks memungkinkan anak-anak untuk menguasai pembelajaran mereka langkah demi langkah. Mereka diberi kebebasan untuk membuat kesalahan, mengoreksi sendiri, dan mengulang penggunaan material sesering mungkin. Ini memungkinkan anak-anak untuk sepenuhnya membenamkan diri dalam eksplorasi dan penguasaan hasil belajar dengan kecepatan mereka sendiri.

Pembelajaran Mandiri/Self-directed Learning

Material Montessori menonjol karena kemampuannya untuk mendorong pembelajaran mandiri. Dirancang untuk penemuan mandiri, setiap material memiliki tujuan belajar yang dapat dipahami anak-anak melalui eksplorasi dan pengulangan, tanpa intervensi orang dewasa secara terus-menerus. Hal ini memungkinkan anak-anak untuk merasakan pencapaian dan memberdayakan mereka untuk menjadi pembelajar mandiri, yang mengambil kendali atas perjalanan pendidikan mereka.

Apa Berikutnya? 

Material Montessori lebih dari sekadar alat bantu belajar, tetapi merupakan jantung dari ruang kelas Montessori. Material tersebut dirancang untuk membentuk kurikulum yang komprehensif.

Namun, untuk menggunakannya secara efektif, diperlukan guru Montessori yang terlatih dengan baik. Guru tersebut harus bisa mengamati minat dan interaksi anak-anak, memberikan dukungan saat dibutuhkan, dan terus mempersiapkan lingkungan kelas untuk memenuhi kebutuhan dan gaya belajar anak yang berbeda-beda. Dengan pengamatan dan pembangunan koneksi yang baik, guru Montessori akan memahami anak didiknya dengan baik dan mengetahui kapan waktu yang tepat untuk mengenalkan material tertentu kepada masing-masing anak.

Kurikulum Montessori menawarkan kepada guru panduan yang jelas, membimbing anak-anak melalui lima area utama: Kegiatan Keterampilan Hidup, Sensorial, Matematika, Bahasa, dan Ilmu Budaya.

FAQ

Material Montessori dirancang agar indah, sederhana, dan menstimulasi indra anak. Material ini dibuat dari bahan alami seperti kayu, logam, dan kain. Fokus pada tekstur dan estetika alami ini bertujuan untuk memelihara hubungan anak dengan dunia di sekitar mereka.

Ya, material Montessori dapat diadaptasi untuk digunakan dalam lingkungan pendidikan tradisional, seperti sekolah negeri atau pusat penitipan anak. Banyak pendidik menyadari bahwa memasukkan prinsip dan material Montessori ke dalam kelas mereka dapat meningkatkan keterlibatan siswa, keterampilan berpikir kritis, dan pencapaian akademis secara keseluruhan.

Tidak seperti mainan edukasi tradisional, material Montessori dirancang dengan cermat untuk mengisolasi tujuan pembelajaran tertentu, dapat mengoreksi kesalahan sendiri, dan mendorong eksplorasi dan penemuan mandiri. Material ini biasanya berfokus pada satu keterampilan pada satu waktu, mendorong anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan yang bertujuan untuk mendukung perkembangan mereka secara keseluruhan.

Montessori Diploma 3-6 Years Online Course
Montessori Lower Elementary 6-9 Years Certificate Course
Montessori Certificate 3-6 Years Online Course
Short Certificate Courses 2-6 Years for Parents and Educators