fbpx

Cara Menenangkan Anak Tanpa iPad

Saat anak Anda mulai menangis, hal yang paling mudah dilakukan adalah dengan menyalakan televisi, memberikan iPad/tablet atau telepon Anda.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa menggunakan waktu layar untuk menenangkan perilaku anak dapat mengganggu pembelajaran mereka tentang cara mengelola emosi sendiri.

Faktanya, bermain game dan menonton video atau televisi bisa menjadi bencana!!!

Beberapa penelitian menemukan bahwa screen time yang berlebihan berkontribusi pada masalah perilaku, termasuk hiperaktif, perilaku impulsif, dan kesulitan dalam memusatkan perhatian.

Apa yang dapat dilakukan orang tua ketika anak-anak bosan di rumah atau mulai tantrum di supermarket atau tempat-tempat umum lainnya?

Berikut beberapa langkah tentang cara menenangkan anak Anda tanpa layar gadget.

Langkah-langkah yang Harus Dilakukan Bersama Anak Anda

Membatasi screen time bisa menjadi hal yang sulit saat Anda dikelilingi oleh perangkat elektronik saat di rumah dan di luar rumah, maka….

Persiapkan diri Anda dengan berbagai cara menanggapi perilaku Anak tanpa memberikan mereka gadget:

Tunjukkan empati.

Berikan perhatian penuh kepada anak saat mereka perlu berbicara dengan Anda. Jika keadaan tidak memungkinkan untuk itu, beri tahu mereka bahwa Anda ingin duduk bersama sesegera mungkin dan menepati janji itu. Tegaskan perasaan mereka bahkan jika Anda tidak menyetujui perilakunya.

1. Biarkan mereka menangis.

Ajari anak Anda bahwa emosi yang kuat itu wajar. Beri mereka kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri. Mereka cenderung lebih cepat tenang jika Anda tetap tenang.

2. Atur playdate bersama teman.

Memberikan waktu screen time yang terlalu lama dapat mengurangi pengalaman sosial yang penting sekali bagi perkembangan anak Anda. Ajak anak Anda untuk bersosialisasi dengan teman-teman dan berpartisipasi dalam kegiatan menyenangkan setelah sekolah. 

3. Berikan tugas membantu dalam rumah.

Selain mengajari anak tanggung jawab, tugas rutin di rumah dapat menenangkan mereka. Mereka dapat siapkan meja makan bersama, atau berikan tugas lain di sekitar rumah. Di sinilah aktivitas Practical Life Montessori sangat berguna dan juga sangat bermanfaat.

4. Membaca buku.

Penelitian pada otak menunjukkan bahwa membaca erat hubungannya dengan struktur superior dalam sel materi putih yang bertanggung jawab untuk belajarSediakan buku-buku di rumah dan kunjungilah perpustakaan bersama anak.

5. Bermain di luar ruangan.

Berada di alam terbuka dan berolahraga sama-sama dapat menghilangkan stres. Anda dapat mencoba beberapa kegiatan seperti bersepeda bersama keluarga, bermain kejar-kejaran di halaman, pergi ke taman, atau sekedar berjalan mengelilingi kompleks.

6. Buatlah kerajinan tangan.

Mengekspresikan kreativitas adalah cara lain untuk bersantai. Cari inspirasi secara online untuk kegiatan kerajinan tangan dan lakukan kegiatan tersebut bersama-sama. Ini juga dapat menjadi sangat menyenangkan.

7. Menggiatkan kegiatan untuk memusatkan perhatian.

Perkenalkan anak Anda pada meditasi dan yoga. Berjalanlah di sekitar ruang tamu Anda perlahan-lahan sambil mengucapkan/menyanyikan kata-kata yang menyenangkan. Lakukan peregangan sederhana dan latihan pernapasan.

8. Terapkan waktu tidur.

Menurut Sleepfoundation .org, anak-anak yang mendapatkan terlalu banyak screen time cenderung tidur lebih malam, lambat untuk tertidur, dan mendapatkan jam tidur yang lebih sedikit setiap malamnya. Atur jam malam untuk mematikan perangkat elektronik setidaknya 2 jam sebelum waktu tidur.

II. Langkah-langkah yang Dilakukan untuk Diri Anda Sendiri ​

Anak-anak Anda lebih memperhatikan tindakan Anda daripada kata-kata Anda. Jadi perhatikan apa yang Anda lakukan karena mereka akan meniru Anda.

Oleh karena itu, pertimbangkan bagaimana kebiasaan Anda dapat mempengaruhi anak-anak Anda dan lakukanlah perubahan jika diperlukan, agar Anda dapat menjadi panutan positif bagi mereka.

 Cobalah strategi ini:

1. Berinteraksi semaksimal mungkin dengan anak Anda.

Waktu dan perhatian Anda adalah hal paling berharga yang dapat Anda berikan kepada anak-anak Anda. Rencanakan kegiatan keluarga dan luangkan waktu untuk bepergian dengan masing-masing anak secara bergiliran. Menjaga komunikasi juga akan membantu anak Anda merasa aman dan tenang.

2. Perlahan dalam berkegiatan.

Seperti apa pagi hari di rumah Anda? Anak-anak akan cenderung bersikap kooperatif jika Anda merencanakan waktu yang cukup agar tidak terburu-buru dalam beraktivitas.

3. Rancang rencana keluarga.

Negosiasikan perjanjian penggunaan media dalam keluarga Anda. Setujui aturan dasar penggunaan perangkat elektronik, sehingga teknologi dapat menjadi ‘sahabat’ yang bermanfaat.

Ingat, Anda boleh saja menunjukkan beberapa video atau kartun pada batas sewajarnya…

Namun, mengajari anak Anda untuk mengelola emosi dan menghibur diri sendiri secara offline akan mempersiapkan mereka untuk hidup yang lebih sehat dan bahagia.

No Comments

Post A Comment