Bagaimana Membuat Anak Mendengarkan Anda

Pada kenyataannya, anak-anak yang baik sekalipun terkadang mengalami pendengaran selektif.

Mungkin pada suatu hari, mereka tampak tidak menyadari bahwa Anda sedang berbicara kepada mereka. Di lain hari, mereka dapat mendengarkan Anda dengan jelas tetapi tidak bisa mengikuti arahan yang diberikan.

Anak yang tidak mendengar dapat membuat kita frustrasi. Sebagai orang tua, terkadang tindakan dan reaksi yang kita tunjukkan atau cara kita memberikan instruksi secara tidak sengaja mengajarkan anak kita bahwa tidak apa-apa bila ia tidak mendengarkannya.

 

Jadi, bagaimana Anda dapat membuat anak mendengarkan dan mengikuti arahan yang Anda sampaikan?

Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat Anda lakukan…

1. Sedapat mungkin berada di ruangan yang sama

Anak-anak akan lebih mendengarkan dan mengikuti arahan Anda ketika Anda berbicara berdekatan dengan mereka. Berteriak dari bawah tangga, dari luar jendela atau dari ruangan lain di rumah tidaklah efektif.
Berdirilah di hadapan anak dan katakan apa yang perlu Anda katakan.

 

2. Hilangkan distraksi

Beberapa contoh menghilangkan distraksi ketika berbicara dengan anak adalah dengan berdiri menghalangi televisi, mengambil mainan yang sedang mereka mainkan, melepaskan earbuds dari telinga mereka, meletakkan tangan Anda di buku yang sedang mereka baca, dll.
Distraksi yang ada dewasa ini semakin kuat daripada masa-masa sebelumnya. Hilangkan distraksi tersebut sebelum Anda mencoba memperoleh perhatian mereka.
Lakukan dengan lembut namun tegas.

 

3. Sebut nama mereka. Orang-orang akan lebih responsif ketika mendengar namanya disebutkan.

Sebut nama anak Anda di awal permintaan yang Anda sampaikan. Tanpa menggunakan nama anak Anda, apapun yang Anda katakan akan diinterpretasikan sebagai kebisingan dari orang tua semata dan mereka akan langsung mengabaikannya.

 

4. Berikan alasan atas arahan yang Anda berikan

Daripada mengatakan, “Rapikan pakaian-pakaianmu”, cobalah berkata, “Taruh pakaian-pakaianmu pada tempatnya agar kamu masih memiliki waktu untuk bermain sebelum makan malam.”
Kebanyakan anak-anak memang tidak ingin diperintah-perintah, tetapi mereka akan merespons dengan baik ketika ada alasan logis yang menyertai instruksi yang mereka dapatkan.
Beberapa orang tua ingin langsung dipatuhi tanpa pertanyaan. Sesungguhnya, orang tua yang demikian adalah orang tua yang tidak realistis.

 

5. Gunakan kata-kata yang tepat

Pada dasarnya, cara memberikan instruksi kepada anak kita yang sudah berusia 18 tahun berbeda dengan anak yang baru berusia 3 tahun. Pastikan sikap Anda sesuai dengan usia anak.
Berbicaralah dengan cara yang Anda sesuaikan dengan anak-anak. Semakin muda anak-anak kita, semakin sederhana pula instruksi yang kita berikan.
Anda akan dapat belajar bagaimana menginstruksikan sesuatu kepada anak dengan cara yang paling efektif.

 

6. Kendalikan volume suara Anda

Bila Anda mengeraskan suara Anda, suara anak Anda juga akan lebih keras. Sampaikan emosi Anda melalui kata-kata daripada volume suara Anda.
Anak-anak peka terhadap suara dan berbicara dengan volume yang keras sangat jarang mendapatkan hasil yang positif. Sampaikan instruksi Anda dengan bijaksana agar Anda dapat tetap menjaga kedamaian dan keteraturan.

 

7. Tegas

Anak-anak tidak bodoh. Sekali mereka mengetahui bahwa mereka dapat memanipulasi Anda, maka mereka akan terus melakukannya berulang kali.
Oleh karena itu, ketika Anda mengatakan sesuatu, pastikan itu adalah benar-benar yang Anda maksudkan dan laksanakan. Anak Anda akan belajar bahwa tidak ada gunanya bagi mereka untuk melawan dan akhirnya mereka akan mendengarkan Anda.

 

8. Konsisten

Anak-anak akan mengikuti arahan bila Anda konsisten atas instruksi Anda. Anak-anak tidak cocok dengan arahan yang tidak konsisten.

 

9. Tawarkan alternatif

Setiap orang, termasuk anak-anak, ingin memiliki kendali atas kehidupan mereka. “Apakah kamu mau brokoli atau wortel untuk makan malammu?”, “Apakah kamu mau memakai baju yang ini atau yang itu?”
Hal ini mungkin tampak sepele, akan tetapi anak-anak akan menghargai sekecil apapun kendali yang mereka miliki.
Triknya adalah Anda harus memastikan bahwa alternatif yang Anda berikan harus yang sesuai dengan tujuan arahan Anda.

 

10. Perjelas ekspektasi Anda

“Rapikan kamarmu” mungkin tidak cukup. “Punguti dan simpan mainanmu pada tempatnya. Kemudian, taruh pakaian kotormu di dalam keranjang” akan memperoleh hasil yang lebih memuaskan.
Berikan anak Anda informasi yang mereka butuhkan untuk memenuhi ekspektasi Anda.

Anda dapat membuat anak mendengarkan Anda.

Bertindaklah konsisten dalam cara Anda berbicara kepada anak dan pastikan menyebutkan nama mereka untuk menarik perhatian mereka. Ingatlah untuk menghilangkan semua distraksi sebelum berbicara dengan anak Anda.

Dengan kesabaran dan beberapa strategi, Anda dapat memiliki percakapan yang produktif dengan anak Anda, yang akhirnya akan memberikan hasil yang nyata.

One Response

  1. Generally I do not read article on blogs, however I would like to say that this write-up very compelled me to
    take a look at and do it! info your (tinyurl.com)
    writing style has been surprised me. Thank you,
    quite great post.

Post a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.